• Teknologi

270 Apple Store di AS Akhiri Lockdown

Amerika Serikat (AS) mulai keluar dari karantina kewilayahan (lockdown) Seiring menurunnya jumlah kasus baru COVID-19 ditambah vaksin yang sudah mulai didistribusikan.

Sebanyak 270 toko Apple di Amerika Serikat dibuka kembali pada hari Senin (1/3/2021), juru bicara perusahaan mengkonfirmasi.

Ini kali pertama seluruh toko di AS buka sejak Apple mulai menutup toko mereka sebagai respons terhadap pandemi Covid-19 musim semi lalu. Apple membuka kembali Toko yang terakhir ditutup di Texas Senin.

Amerika Serikat mulai keluar dari lockdown seiring menurunnya jumlah kasus baru dan vaksin yang sudah didistribusikan.

Hanya saja tidak semua toko Apple di A.S. terbuka penuh bagi pelanggan yang ingin datang langsung ke dalam dan melihat-lihat. Pelanggan harus memeriksa situs web Apple sebelum bertolak ke toko kecuali sudah membuat janji sebelumnya atau layanan dibatasi dengan cara lain.

13 Maret tahun lalu, Apple mengumumkan akan menutup semua tokonya di luar China saat pandemi virus korona mulai menyebar di seluruh dunia. Saat itu, penutupan hanya dijadwalkan hingga 27 Maret, meskipun kemudian lockdown berlangsung selama berbulan-bulan.

Sejak pengumuman pertama itu, Apple telah membukai dan menutup kembali lokasi di seluruh dunia sebagai respons terhadap kondisi Covid-19, Keputusan Apple menutup sementara toko seringkali mendahului pembatasan resmi pemerintah.

Selama pandemi, Apple bereksperimen dengan layanan toko baru, termasuk layanan atau belanja khusus janji bertemu, dan opsi “penjemputan cepat” yang membuat pelanggan masuk dan keluar dengan cepat. Apple juga mulai mewajibkan masker di toko dan menerapkan pedoman kesehatan dan keselamatan yang mencakup pengurangan hunian.

Di seluruh dunia, 12 toko Apple di Prancis dan dua toko di Brasil masih tutup. Dua toko di Meksiko dibuka kembali pada hari Selasa.

9to5Mac yang pertama kali melaporkan bahwa seluruh Apple Store di AS sudah dibuka.

Apple tidak kesulitan menjual produknya padahal tokonya sudah tutup, terutama melalui toko online-nya yang sudah buka. Namun, CEO Apple Tim Cook baru-baru ini mengatakan bahwa penjualan pada kuartal pertama tahun ini bisa menjadi lebih besar jika toko fisiknya telah dibuka.

Meskipun pandemi tampaknya melambat di AS dan bisnis dibuka kembali, negara itu masih mencatat setidaknya 67.300 kasus baru Covid-19 dan setidaknya 2.010 kematian setiap hari, menurut rata-rata tujuh hari yang dihitung oleh CNBC menggunakan Johns. Data Universitas Hopkins.

Namun, kecepatan pemberian vaksin di seluruh negeri terus meningkat, meningkatkan harapan bahwa bisnis dapat kembali normal akhir tahun ini. Menurut CDC, 49,8 juta orang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest

Pengguna mobil Wajib Tahu, Begini Cara Mengurangi Polusi Udara di Dalam Mobil

Polusi udara di dalam mobil tidak kalah berbahaya dari polusi udara di luar mobil, untuk itu pastikan kamu cari tahu bagaimana cara meminimalisir polusi tersebut

Aturan Baru KAI Mengenai Bawa Sepeda di Kereta

Kereta api merupakan salah satu transportasi darat yang banyak digunakan. Bukan hanya karena lebih cepat dibandingkan dengan bus, namun kelebihan lain yang berkaitan dengan...

Wisata Pantai Hidden Gem di Gunung Kidul, Cocok Buat Healing

Gunung Kidul menawarkan banyak wisata pantai hidden gem yang menawan untuk didatangi saat liburan guna melepas penat

Ini Alasan mengapa Baju Berwarna Hitam Banyak Digemari, Kamu Sudah Punya ?

Ada banyak pilihan warna baju yang bisa kamu gunakan untuk melengkapi koleksi baju di lemari termasuk baju warna hitam yang banyak kelebihannya

Cegah Aksi Pencurian Kaca Spion, Kamu Bisa Lakukan Hal Ini

Pencurian spion mobil banyak terjadi, sehingga penting buat kamu untuk tahu bagaimana tips yang tepat untuk mencegah dan meminimalir kejadian tersebut