New York Fashion Week juga akan mempublikasikan jadwal tampil desainer di tempat lain termasuk luar negeri.
New York Fashion Week pernah jadi panggung utama bagi desainer Negeri Paman Sam. Namun, gagasan tersebut terputus bertahun lalu karena deretan desainer memilih tampil di tempat lain atau di luar tanggal kalender resmi.
Terlebih, pandemi Covid-19 turut menonjolkan tren itu. Larangan perjalanan, tantangan logistik, kesehatan, dan keselamatan yang terkait acara besar telah mengubah ide pekan mode di kota manapun menjadi konsep yang cukup longgar.
Hal tersebut ditandai dengan banyak desainer yang memilih film pendek atau presentasi kreatif lainnya sebagai pengganti pertunjukan langsung. New York Fashion Week dimulai pada Minggu, 14 Februari 2021, dengan gelaran hampir seluruhnya digital.
Gelaran ini tidak akan menampilkan desainer-desainer ternama yang show mereka sempat berada di posisi utama dalam jadwal, seperti Calvin Klein, Ralph Lauren, Marc Jacobs, hingga Michael Kors. Semua desainer tersebut absen dengan rencana ke depan yang tidak jelas.
“Di mana pun atau bagaimanapun desainer Amerika memilih untuk memamerkan koleksinya, adalah tugas kami sebagai CFDA untuk menghormati pernyataan misi asli kami dan untuk membantu mempromosikan dan mendukung fesyen Amerika,” bunyi keterangan Tom Ford selaku Ketua Council of Fashion Designers of America (CFDA) dalam surat yang dirilis akhir Januari, seperti dikutip dari cnn.com..
Ford melanjutkan, pihaknya akan mempublikasikan jadwal, tidak hanya jadwal desainer yang tampil di New York selama New York Fashion Week, tetapi juga para desainer Amerika yang mengunggah jadwal independen maupun tampil di luar negeri.
Ia menjadi salah satu desainer dunia yang memilih mengadakan peragaan busana di berbagai kota dan negara yang jauh dari jadwal New York Fashion Week. Pada Februari tahun lalu, Ford membawa acaranya ke Hollywood, menggelar acara yang dipenuhi selebritas.